Wednesday, 5 November 2014

Siapa Luka bin Luka?


Di antara tanda-tanda akan datangnya kiamat ialah apabila orang-orang yang hina dan rendah diberi kedudukan yang tinggi melebihi orang-orang yang baik-baik. Sehingga urusan masyarakat berada di tangan orang-orang bodoh dan hina serta tidak baik. Ini merupakan kondisi yang terbalik dari hakikat yang sebenarnya dan keadaan yang sudah berubah. Kondisi seperti ini dapat disaksikan pada masa sekarang ini.

Maka Anda dapat melihat betapa banyaknya pemimpin manusia dan penentu kebijakan adalah orang-orang yang sedikit sekali kebaikan dan pengetahuannya. Padahal, seharusnya yang menduduki posisi seperti itu adalah orang-orang yang mengerti agama dan bertaqwa, karena mereka inilah yang seharusnya didahulukan daripada orang lain dalam memegang kendali urusan masyarakat. Sebab, orang yang paling utama dan paling mulia ialah orang-orang yang mengerti agama dan bertaqwa, sebagaimana firman Allah.

“Artinya : Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa” [Al-Hujarata : 13]

Karena itu Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah memberikan kekuasaan untuk memegang urusan masyarakat kecuali kepada orang yang paling baik dan paling mengerti, demikian pula khalifah beliau. Contoh-contoh mengenai hal ini banyak sekali. Antara lain, seperti yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Hudzaifah Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepada penduduk Najran.

“Artinya : ‘Sungguh aku akan mengirim kepada kalian orang kepercayaan yang betul-betul dapat dipercaya’. Lalu para sahabat merasa bahwa ini adalah suatu masalah yang luhur, kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Abu Ubaidah” [Shahih Bukhari, Kitab Akhbarul Aahad. Bab Maa Jaa-a Fii Ijaazati Khabaril Waahid Ash-Shaadiq 13 : 232]

Dibawah ini kami kemukakan beberapa buah hadits yang menunjukkan akan diangkat orang-orang hina untuk menduduki jabatan-jabatan penting, dan ini merupakan sebagian dari tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat. Antara lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, katanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Sesungguhnya akan datang tahun-tahun yang penuh tipu daya, pada waktu itu pembohong dibenarkan dan orang jujur dianggap pendusta, pengkhianat diserahi amanat dan orang kepercayaan dituduh penghianat, dan Ruwaibidhah berkata seenaknya (menyampaikan kebijaksanaan-kebijaksanaannya)’. Para sahabat bertanya, “Apakah Ruwaibidhah itu ?” Beliau menjawab : “Orang bodoh yang berbicara tentang urusan masyarakat umum”[Musnad Imam Ahmad 15: 37-38 dengan syarah dan ta’liq Ahmad Syakir, beliau berkata, “Isnadnya hasan dan matannya shahih”. Ibnu Katsir berkata, “Ini adalah isnad yang bagus, tetapi mereka (para ulama hadits selain Imam Ahmad) tidak meriwayatkannya dari jalan ini”. Vide : An-Nihayah Fi Al-Fitan I : 181 dengan tahqiq DR Thaha Zain]

Dan dalam hadits Jibril yang panjang, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Tetapi akan saya ceritakan kepadamu tentang tanda-tandanya, yaitu … dan apabila orang-orang yang dahulu telanjang (pakaiannya compang-camping) dan berkaki telanjang lantas menjadi pemimpin manusia. Maka itulah di antara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat” [Shahih Muslim, Kitab Al-Iman, Bab Bayan Al-Iman wa Al-Islam wa Al-Ihsan 1 : 163]

Dan diriwayatkan dari Umar bin Al-Khaththab Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Diantara tanda-tanda telah dekatnya hari Kiamat ialah dunia akan dikuasai oleh Luka bin Luka (orang yang bodoh dan hina). Maka sebaik-baik manusia pada hari itu ialah orang yang beriman yang diapit oleh dua orang mulia”[Al-Haitsami berkata, “Diriwayatkan oleh Thabrani dalam Al-Ausath dengan dua sanad, dan perawi-perawi salah satu sanadnya adalah perawi-perawi kepercayaan” Majma’uz Zawaid 7 : 325]

Dan dalam shahih Bukhari disebutkan sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam.

“Artinya : Apabila suatu urusan telah diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka nantikanlah datangnya kiamat” [Shahih Bukhari, Kitab Ar-Raqaiq, Bab Raf’il Amanah 11 : 332]

Dan diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata.

“Diantara tanda-tanda telah dekatnya hari kiamat ialah … keluarga rumah tangga yang rendah akan mengungguli keluarga rumah tangga yang baik-baik. Benarkah demikian, wahai Abdullah Mas’ud? Adakah anda mendengarnya dari kekasihku?” Ibnu Mas’ud menjawab, “Benar, demi Tuhan pemilik Ka’bah”. Kami bertanya, “Apakah At-Tuhuut itu?”. Beliau menjawab, “orang-orang yang rendah dan keluarga rumah yang hina, dianngkat kedudukannya melebihi orang-orang yang baik-baik. Dan ‘al-wuluul’ ialah keluarga rumah tangga yang baik-baik” [Majma’uz Zawaid 7 : 327, Al-Haitsami berkata, “Hadits Abu Hurairah itu sendiri tersebut dalam kitab Shahih sebagiannya, dan perawi-perawinya adalah perawi-perawi shahih kecuali Muhammad bin Al-Harits bin Sufyan, dan dia itu kepercayaan”. Al-Hafizh Ibnu Hajar menyebutkan di dalam Fathul Bari 13 : 15 dari riwayat Thabrani dalam Al-Ausath dari Abu Hurairah]

Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu, ia berkata Rasulllah Shallalahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

“Artinya : Tidak akan lenyap dunia sehingga ia menjadi milik Luka [1] bin Luka” [Musnad Ahamad 16 284 dengan syarah dan ta’liq Ahmad Syakir, Beliau berkata, “Diriwayatkan oleh As-Suyuthi dalam Al-Jami’ush Shagir dan beliau menandainya sebagai hadits Hasan”, Al-Jami’ush Shagir 2 : 200 dengan catatan kaki Kunuzul-Haqaiq oleh Al-Munawi, Al-Haitami berkata, “perawi-perawi Ahmad adalah perawi-perawi shahih kecuali Kamil bin Al-Ala, dan dia itu kepercayaan”. Lihat : Majma’uz Zawaid 7 : 220. Ibnu Katsir berkata, “Isnadnya bagus dan kuat”. An-Nihayah Fii Al-Fitan 1 : 181 dengan tahqiq DR Thaha Zaini, dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ Ash-Shaghir 5 : 392 hadits no. 7149]

Maksudnya, sehingga kenikmatan dan kelezatan dunia serta posisi terhormat yang ada di dalamnya adalah untuknya, [Vide : Faidhul Qadir Syarah Al-Jami’ush Shagir 5 : 394 oleh Abdur Ra’uf Al-Munawi]

Imam Ahmad juga meriwayatkan dari Hudzaifah bin Al-Yaman Radhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi Shallallahu ‘alaihi wa allam bersabda.

“Artinya : Tidak akan datang kiamat sehingga orang yang paling bahagia dengan kehidupan dunia adalah Luka bin Luka (orang bodoh dan hina)” [Musnad Imam Ahmad 5 : 389 dengan catatan pinggir Muntakhab Kanzul Ummal, dan As-Suyuthi menandainya di dalam Al-Jami Ash-Shaghir sebagai hadits Shahih 2 : 220 dengan catatan kaki Kunuzul Haqaia oleh Al-Munawi. Al-Albani berkata “Shahih”. Periksa Shahih Al-Jami Ash-Shaghir 6 : 177, hadits nomor 7308]

Imam Bukhari dan Imam Muslim meriwayatkan dari Hudzaifah mengenai hadits yang diriwayatkan dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam tentang akan lenyapnya amanat, sebagai berikut.

“Artinya : …… sehingga dikatakan untuk seseorang : ‘Alangkah sabarnya, alangkah cermatnya, alangkah pandainya, padahal di dalam hatinya tidak ada iman meskipun hanya seberat biji sawi” [Shahih Bukhari, Kitab Ar-Riqaq, Bab Raf’il Amanah 11 : 333, dan shahih Muslim, Kitab Al-Iman, Bab Raf’il Amanah wal Iman min Ba’dhil Qulub 2 : 167-170]

Ini sudah terjadi di kalangan kaum muslimin pada masa sekarang ini. Mereka mengatakan terhadap seseorang “ Alangklah pandainya, alangkah bagusnya budi pekertinya …” dan mereka sifati dengan sifat-sifat yang sangat baik, padahal dia adalah orang yang sangat durhaka, sedikit sekali pengetahuan dan penerapan agamanya, serta sangat minim amanahnya. Bahkah kadang-kadang dia malah memusuhi kaum muslimin dan berusaha hendak menghancurkan Islam. Fa laa haula wa laa quwwata illa billahil aliyyil azhim.Disalin dari buku Asyratus Sa’ah. Fasal Tanda-Tanda Kiamat Kecil oleh Yusuf bin Abdullah bin Yusuf Al-Wabil MA, edisi Indonesia Tanda-Tanda Hari Kiamat, terbitan Pustaka Mantiq, penerjemah Drs As’ad Yasin dan Drs Zaini Munir Fadholi]
_________
Nota Kaki
[1]. Luka’ menurut bangsa Arab ialah budak, kemudian kata ini digunakan untuk menunjukkan kebodohan dan kehinaan, yaitu orang yang hina dan tercela. Kadang-kadang kata Luka’ ini digunakan untuk anak kecil. Jika kata Luka’ ini digunakan untuk orang dewasa maka yang dimaksud ialah orang yang kecil ilmu dan akalnya. (lihat An-Nihayah Fii Gharibil Hadits 4 : 268]. (Sumber: Al-Manhaj)

Sunday, 5 October 2014

Saudi bagi bantuan kepada pemberontak Syiah Houthi?

Satu sumber dari Yaman menyatakan terdapat pakatan jahat antara 4 pihak Amerika Syarikat, Saudi, UAE dan pakatan bekas presiden di gulingkan Ali Abdullah Soleh. Matlamat mereka ialah hendak menjatuh dan menghapuskan parti Islah yang dipimpin Syeikh Abd Majid Zindani supaya pengaruh Islam terkuat yang dibawa parti ini digantikan dengan pihak lain yang direstui oleh Amerika dan sekutu-sekutunya.

Tiga hari selepas pemberontak Syiah memegang Sana'a Ibunegeri Yaman minggu lalu, Presiden Abd-Rabbuh Mansur Hadi, menuduh kuasa-kuasa di luar merancang cubaan rampasan kuasa.

"Saya faham bahawa anda semua merasa terkejut," kata Hadi dalam ucapan emosi kepada ahli-ahli parlimen berkumpul di istana presiden. "Anda perlu tahu bahawa komplot itu adalah di luar apa-apa imaginasi. Kami telah ditikam dan kami dikhianati dari dalam dan di luar Yaman.

"Ia adalah satu plot rentas sempadan di mana ramai tentera bersekutu bersama-sama," katanya.

Dakwaan Hadi dengan campur tangan luar muncul sebagai sebutan berlapik ke Iran, yang telah dituduh pada masa lalu daripada membekalkan senjata dan menyokong Houthis, dakwaan kumpulan yang menafikan.

Tetapi sumber yang rapat dengan presiden, yang meninggalkan ibu negara tidak lama sebelum ia jatuh ke tangan pemberontak, menawarkan tafsiran yang berbeza daripada ucapan Hadi.

Sumber mendedahkan butir-butir maklumat kepada Middle East Eye apa yang mereka dakwa adalah usaha sistematik oleh bekas Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dan anaknya Ahmed Ali Saleh, duta ke Emiriah Arab Bersatu, untuk menggagalkan peralihan kuasa Yaman dan mengalahkan lawan domestiknya.

Dengan menggunakan pengaruh Saleh di kalangan pemimpin-pemimpin puak dan ketua-ketua tentera, rancangan itu, kata sumber itu, adalah untuk membenarkan Houthis melakukan pemberontakan di utara Yemen. Walaupun Saleh berjuang menentang kumpulan pemberontak selama bertahun-tahun ketika menjadi Presiden, dia kini berusaha untuk membolehkan mereka untuk menawan ibunegara dan akhirnya menghapuskan pihak Parti Islah, cawangan Ikhwanul Muslimin Yaman yang merupakan sebahagian daripada kerajaan perpaduan sekarang.

Perantara untuk operasi itu ialah Ahmed Ali Saleh, anak bekas Presiden Saleh, yang dia secara meluas dipercayai sedang dipersiapkan untuk jawatan presiden sebelum bapanya digulingkan pada tahun 2011.

Pembiayaan dan perancangan, kata sumber itu, datang dari Emiriyah Arab Bersatu, sekutu Arab Saudi yang disokong rampasan kuasa untuk menggulingkan Ikhwanul Muslimin di Mesir dan yang kini membiayai Presiden Abdel Fattah al-Sisi.

"Rancangan UAE ini bermula dua tahun lalu," kata sumber itu. "Saleh telah diberi $ 1 bilion untuk diagihkan kepada militia Houthi, puak-puak dan organisasi media. Rancangan mereka adalah untuk menawan kem-kem tentera utama dan stesen televisyen dan radio, "kata sumber itu.

Pada bulan Ogos, delegasi UAE secara rahsia bertemu Saleh bersama-sama dengan dua wakil Houthi berpengaruh, Saleh Habreh dan Mohamed Muftah, di kediamannya di ibu negara, kata sumber itu.

Mahdi Maqola, general yang setia kepada Saleh yang mengetuai pengawal peribadi elit bekas presiden dan telah dipecat oleh presiden Hadi pada 2012 juga telah menghadiri mesyuarat tersebut.

"Puak Houthis diberitahu bahawa jika pasukan tentera mereka mara ke arah ibunegera mereka mendapat bantuan dari puak-puak yang setia kepada Saleh dan mereka telah laksanakan ," kata sumber itu. "Sebab kawasan-kawasan utara Sana'a jatuh begitu cepat adalah kerana pejuang dari Sanhan dan Bilad al-Rus, [kubu kuat Saleh] digerakkan dan memujuk penduduk tempatan untuk bekerjasama dengan Houthi.

"Itu adalah bagaimana mereka mengambil Amran," kata sumber itu, merujuk kepada sebuah bandar di utara ibunegara yang jatuh ke Houthis pada Julai lebih sedikit daripada sebulan sebelum pemberontak merampas kuasa Sana'a pada bulan September.

Tentera Houthi memasuki ibu negara dalam jumlah yang besar pada 18 September dan mula menduduki kementerian utama selepas bantahan selama sebulan di bandar. Satu perjanjian damai dengan kerajaan, berjanji untuk melantik Perdana Menteri baru dan untuk menangani beberapa kebimbangan ekonomi utama, kemudian ditandatangani pada 21 September.

Dua minggu sebelum ibu negara jatuh, sumber itu mendakwa presiden Hadi menerima panggilan telefon dari UAE memberitahu beliau untuk menjauhkan dirinya daripada Islah.

"Ini [kemaraan Houthi] yang berlaku kerana keengganan presiden sekarang untuk menghapuskan Ikhwanul Muslimin dari kuasa sepenuhnya. Apabila Hadi melakukan kehendak mereka segala perancangan mereka digerakan, "kata sumber itu.

Menurut sumber itu, Houthis diberi "hit-list" yang memaparkan nama dan alamat, dan juga nama-nama saudara mara, tokoh terkemuka dalam pembangkang.

"Ia bukan satu rampasan kuasa tetapi rancangan yang sangat dianjurkan untuk mengawal bandar, dan menghapuskan lawan Saleh," kata sumber itu.

Pada hari perjanjian damai ditandatangani, yang Houthis melakukan serangan sistematik terhadap beberapa lawan Saleh, banyak bersekutu dengan Islah.

Ali Mohsen al-Ahmar, seorang jeneral utama yang ditinggalkan Saleh semasa pemberontakan 2011, melarikan diri menyembunyikan diri selepas Houthis menyerbu dan menduduki rumahnya. Pemberontak menyerbu rangkaian Islah TV milik al-Souhail dan memasuki rumah-rumah pemimpin Islah. Rumah Ali Abdullah Saleh, yang melancarkan peperangan terhadap Houthis manakala presiden, tidak diserang.

UAE pada awal tahun ini mengumumkan sokongannya terhadap keputusan jiran Arab Saudi untuk melabelkan Ikhwanul Muslimin organisasi pengganas.

Pihak yang berkonspirasi ini membiayai dan mempergunakan kumpulan Syiah Houthi bagi menimbulkan ketegangan dan kekacauan untuk menjatuhkan Parti Islah. Rancangan asal mereka ialah supaya pihak Parti Islah sendiri yang bertembung dan berperang dengan Syiah Houthi dan apabila mereka saling berperang akan dibawa pihak ketiga yang pro Amerika dan sekutu-sekutunya menguasai dan mengambil alih keadaan dan seterusnya memerintah Yaman.

Akan tetapi dengan kebijaksanaan Syeikh Abd Majid Zindani beliau mengarahkan agar pengikut-pengikutnya berundur dan tidak terjadi peperangan serius antara pengikut Islah dan Houthi. Bahkan konspirasi jahat ini memakan diri mereka sendiri kerana apa yang mereka harapkan tidak tercapai dan Syiah Houthi pula yang menguasai ibu negara Yaman yang sepatutnya diambil alih pro Amerika – Saudi.

Sekarang Amerika- Saudi pula meminta Syiah Houthi ini keluar dari Sana'a tetapi mereka enggan dan mereka mahu menguasai Sana'a. Sudah ada kedengaran suara-suara puak Syiah ini yang ingin meneruskan penguasaan mereka ke dalam Saudi sendiri yang berjiran dengan Yaman iaitu menguasai Mekah dan Madinah yang pada pandangan mereka mesti dibebaskan dari penguasaan Sunni.

Konspirasi jahat Amerika – Saudi ini akhirnya memakan diri mereka sendiri dan sekarang mereka mencari jalan untuk keluar dari masalah ini. Yang menang secara percuma setakat ini ialah Iran kerana Syiah Houthis bersemangat meluaskan pengaruh mereka dan mereka juga mengangkat sepanduk Hasan Nasrallah dan Ayatullah Khomenei.

Kuasa Allah mengatasi segala-galanya apabila berlaku serangan oleh pihak Houthis rumah-rumah kediaman pemimpin yang menyokong penggubalan membuang Syriat Islam dari perlembagaan Yaman paling banyak dibom dan rosak teruk.

Sumber;
http://www.middleeasteye.net/news/was-uae-behind-houthi-takeover-sanaa-1340168724

Tuesday, 26 August 2014

Saudi Lantik G4S Yang Ada kaitan Israel Untuk Kawal Jemaah Haji


Seluruh dunia mengutuk serangan kejam yang dilakukan oleh Israel keatas umat Islam Palestine. Masyarakat dunia tanpa mengira agama terutamanya di eropah memboikot barangan Israel kerana tidak mahu bersubahat dengan pembunuhan keatas kanak-kanak palestin oleh Israel. Tetapi Saudi tanpa segan silu telah mengambil syarikat keselamatan yang mempunyai kepentingan Israel bagi menguruskan urusan keselamatan serta pengangkutan jemaah haji. Jemaah Palestin akan disambut oleh sebuah syarikat yang membantu dalam penindasan mereka dan juga penderaan di bawah rejim penjajahan Israel. Sesungguhnya, seperti tahun lepas jemaah haji tahun ini sekali lagi kita akan disambut tidak lain daripada G4S.


"Pertama, syarikat itu telah menyediakan peralatan keselamatan dan perkhidmatan kepada kemudahan pemenjaraan memegang tahanan politik Palestin di Israel dan di Tebing Barat yang diduduki. Kedua, syarikat itu menawarkan perkhidmatan keselamatan untuk perniagaan di penempatan yang dirampas dari Palestin. Ketiga, syarikat itu telah menyediakan peralatan dan penyelenggaraan perkhidmatan kepada pusat pemeriksaan tentera Israel di Tebing Barat. Seterusnya, syarikat itu juga menyediakan sistem keselamatan untuk ibu pejabat polis Israel di Tebing Barat. "G4S di http://english.al-akhbar.com/node/8903
Ini bukan kali pertama kerajaan Saudi telah mengupah firma keselamatan swasta ini, yang telah mengambil seramai 700,000 orang petugas secara berperingkat untuk menyediakan perkhidmatan yang berkaitan dengan haji tahun ini, menurut maklumat eksklusif yang diperolehi oleh Al-Akhbar. Kebanyakan lapuran bocor menunjukkan bahawa keselamatan untuk musim haji sejak 2010 telah diberi kepercayaan untuk al-Majal G4S, merupakan anak syarikat dari syarikat induk G4S.

Kontraktor keselamatan swasta itu juga telah dikaitkan terlibat dalam menguruskan penyeksaan tahanan awam di Palestin, termasuk kanak-kanak, menurut aktivis The Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) Zaid Shuaibi. Ketua Pegawai Eksekutif al-Majal G4S adalah bekas pegawai keselamatan di Arab bernama Khaled Baghdadi. Subsidiari Arab ini dimiliki sepenuhnya oleh firma British-Denmark.

Syarikat induk tersebut tidak mendedahkan kandungan kontrak yang telah ditandatangani dengan pihak berkuasa Saudi. Dalam laporan berita berkala syarikat, sedikit sahaja maklumat disiarkan oleh G4S berkenaan operasi di Saudi, seperti memenangi kontrak dengan Metro Jeddah untuk membantu keselamatan sewaktu musim haji, atau yang menyatakan bahawa syarikat itu membantu dalam pengangkutan lebih daripada 3 juta jemaah yang melawat Mekah setiap tahun . Pada tahun 2011, laman web Asrar Ararabiya - Rahsia Arab - menerbitkan iklan oleh syarikat itu meminta orang ramai untuk memohon untuk bekerja di Mekah selama tujuh hari sahaja, iaitu masa musim Haji.

The Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) kempen tidak berdiam diri. Badan kempen ini menghantar mesej yang jelas kepada kerajaan Saudi, mendesak untuk menamatkan kontrak dengan syarikat itu yang terlibat untuk menyediakan peralatan dan perkhidmatan keselamatan bagi melindungi penempatan Israel, pusat pemeriksaan pekerja dan kemudahan polis. Kontraktor keselamatan swasta ini juga telah terlibat dalam membolehkan penyeksaan tahanan awam di Palestin, termasuk kanak-kanak, menurut aktivis BDS Zaid Shuaibi.

Aktivis BDS tidak satu-satunya untuk bertindak balas terhadap maklumat ini. Sheikh Ekrima Sabri, ketua Majlis Islam Tertinggi di Jerusalem dan imam Masjid al-Aqsa, telah menyatakan, "Syarikat ini beroperasi dalam keselamatan, dan mempunyai aktiviti dan komitmen di kawasan di bawah penjajahan Israel. Mereka yang membantu pendudukan perlu bertanggungjawab dan bersubahat dalam jenayah itu, sebagai orang-orang yang membantu penceroboh juga menceroboh. "

G4S di Penjara Israel dan Pusat Soal Siasat

Subsidiari G4S di Israel (Hashmira) telah dianugerahkan kontrak dengan Perkhidmatan Penjara Israel pada bulan Julai 2007 untuk membekalkan peralatan dan perkhidmatan keselamatan yang membolehkan pelanggaran Artikel 49 dan 76 Konvensyen Geneva Keempat. Syarikat itu menyediakan sistem keselamatan dan sistem kawalan berpusat ke penjara Hasharon-Ramonim, yang mempunyai sektor khusus untuk tahanan politik Palestin.

G4S telah memasang bilik pusat arahan di Penjara Megiddo, di samping membekalkan pelbagai perkhidmatan keselamatan kepada penjara Damon dan Ketziot. Di Ofer, penjara di mana lebih daripada 1,500 rakyat Palestin ditahan - kebanyakannya tahanan awam - G4S juga telah membina bilik arahan berpusat dan menyediakan perlindungan melalui sistem pertahanan melingkungi dinding sekitar penjara. Syarikat itu secara tetap membekalkan sistem untuk Command and Control, IT, CCTV, dan komunikasi ke penjara Israel.

Skop operasi dan keuntungan G4S di dunia Arab adalah hampir enam kali ganda saiz operasi dan keuntungan di negara Yahudi. Sebenarnya, bahagian pasaran di Arab sahaja adalah lebih kurang 10 kali bahagiannya di Israel.

Di bawah undang-undang tentera Israel, tahanan boleh ditahan untuk siasatan selama 60 hari tanpa akses kepada peguam, yang bermaksud bahawa peguam tidak boleh menyaksikan kaedah soal siasat yang digunakan terhadap pelanggan mereka. Semua amalan-amalan ini dikendalikan oleh G4S.

Pusat Pemeriksaan, Penempatan, dan Stesen Polis

Menurut laporan oleh Who Profits, "G4S Israel membekalkan peralatan imbasan bagasi dan pengimbas badan penuh kepada beberapa pusat pemeriksaan di Tebing Barat, termasuk pusat pemeriksaan Qalandia, pusat pemeriksaan Bethlehem ... [dan] pusat pemeriksaan Erez di Gaza." Syarikat itu juga menyediakan peralatan keselamatan untuk kemudahan polis Israel di zon E1 di Tebing Barat, berhampiran penempatan haram Maaleh Adumim.

Sementara itu, pusat pemeriksaan dikendalikan G4S bertujuan menjadikan kehidupan amat sukar lebih daripada 23,000 rakyat Palestin yang bekerja di Jerusalem dan wilayah tahun 1948 (Israel yang asal), yang terpaksa menunggu dan sering ditangguhkan kerana mereka menjalani pemeriksaan memalukan setiap pagi. G4S juga mengadakan perkhidmatan di penempatan Israel, memenuhi perniagaan dan warga swasta.

Eropah Bertindak balas

Kempen BDS telah dapat mencapai beberapa kejayaan di Eropah manakala Arab Saudi terus mengabaikan rayuan untuk menamatkan kontrak dengan G4S. Syarikat itu kehilangan beberapa kontrak di Eropah, termasuk dengan Universiti Oslo selepas tekanan oleh kumpulan-kumpulan pelajar.

Di United Kingdom, The East London Teachers Association memberikan tekanan kepada pihak berkuasa tempatan untuk menamatkan kontrak dengan G4S, yang memberikan perkhidmatan kepada lebih daripada 25 buah sekolah di ibu negara British. Kempen memboikot G4S telah merebak ke Denmark, Sweden, Belgium, dan seluruh Eropah. Pada bulan April tahun ini, G4S tidak memperbaharui kontrak 2008 untuk menyediakan perkhidmatan keselamatan untuk bangunan parlimen di Eropah.

G4S di Dunia Arab

Skop operasi dan keuntungan G4S di dunia Arab adalah hampir enam kali ganda saiz operasi dan keuntungan di negara Yahudi. Sebenarnya, bahagian pasaran di Arab sahaja adalah lebih kurang 10 kali bahagiannya di Israel.

Syarikat ini aktif di 16 buah negara Arab, dengan perolehan sebanyak 501 juta pound British ($805,000,000) tahun lepas, atau 6 peratus daripada jumlah pendapatannya. Ia menggaji hampir 44,000, yang bekerja dalam operasi yang terdiri daripada menyediakan keselamatan untuk lapangan terbang di Baghdad dan Dubai, kedutaan Arab, pelbagai acara sukan Arab, serta perlindungan untuk perniagaan swasta.

Sebagai perbandingan, G4S mendapat kira-kira 100 juta pound ($ 160 juta) daripada operasi Israel, atau 1 peratus daripada jumlah pendapatan tahunannya.

TELL SAUDI ARABIA TO CANCEL G4S HAJJ CONTRACT

Rujukan;

  1. http://www.globalresearch.ca/saudi-hires-israel-friendly-security-firm-to-overlook-hajj-muslim-pilgrimage-to-mecca/5392600
  2. http://english.al-akhbar.com/content/saudi-hires-occupation-friendly-company-hajj-security
  3. http://whoprofits.org/sites/default/files/WhoProfits-PrivateSecurity-G4S.pdf
  4. http://www.g4s.com.sa/en-SA/









Tuesday, 19 August 2014

Gambar Kekejaman ISIS Palsu


Antara situasi genting yang melanda umat akhir zaman ialah berluasanya fitnah sehingga sukar hendak dibezakan manakah yang betul dan salah. Tambah lagi adanya teknologi maklumat melalui media sosial seperti facebook dan whatsapp ia tersebar sangat cepat lebih cepat dari api yang sedang marak. Banyak juga pertelingkahan yang berlaku dikalangan umat Islam hari ini ialah kerana mereka mempercayai bulat-bulat maklumat yang mereka perolehi tanpa usul periksa terlebih dahulu.

Banyak gambar dan video yang tersebar di laman media sosial mendakwa ISIS melakukan tindakan kejam. Padahal sebenarnya ia merupakan gambar atau video yang diambil dari tempat atau peristiwa lain. Gambar itu kemudiannya dikatakan dilakukan oleh ISIS. Antaranya seperti yang dilapurkan oleh harian Observer France24 yang mendedahkan beberapa gambar atau video palsu tersebut.

1. Gambar Palsu Hukuman Bunuh Penganut Agama ‘Yazidi’ 

Beberapa media sosial online menyiarkan gambar mendakwa hukuman bunuh beramai-ramai terhadap penduduk awam dari minoriti agama Yazidi, Iraq. Padahal kenyataannya gambar tersebut diambil di Syria. Menurut kenyataan rasmi dari ISIS mengatakan gambar tersebut merupakan hukuman terhadap suku She'etat yang memberontak dan membunuh pejuang Daulah Islam. Hukuman tersebut dijalankan kerana suku tersebut selama ini menjalankan aktiviti yang menyalahi undang-undang seperti penyeludupan dadah. Suku ini juga menentang pelaksanaan hukum syariah di Deir ez Zour. Gambar ini bukanlah gambar pembantaian kaum Yazidi di Iraq.

Execution in Syria presented as the massacre of Yezidis in Iraq
2. Gambar Wanita Yang Didakwa Dijual Sebagai Hamba 

Beberapa laman sosial memetik kenyataan anggota parlimen Iraq, menyatakan bahawa ratusan perempuan dari kaum Yazidi telah dijual sebagai hamba setelah menawan kota Sinjar pada awal Ogos oleh Daulah/Khilafah Islam. Satu gambar menunjukkan perempuan dirantai dan didakwa sebagai bukti. Ternyata gambar tersebut adalah gambar upacara Syiah di kota Nabatieh , di Lebanon Selatan, pada tahun 2013.

A fake photo of 'enslaved women in Mosul' circulating on social media networks.
Gambar inilah yang didakwa adalah perlakuan zalim Daulah Islam terhadap wanita di Syria. Pembohongan ini sengaja diadakan bagi menunjukan kekejaman kerajaan Khilafah Islam.

3. Video Palsu Pemaksaan Pernikahan Wanita

Beberapa media menyiarkan video pernikahan wanita oleh kelompok Daulah Islam pada bulan Julai 2014 di Mosul, Iraq. Kaum wanita yang dikatakan dipaksa menikahi pejuang Daulah Islam.

Inilah video palsu yang didakwa sebagai pemaksaan penikahan yang disiarkan 2 Ogos 2014.



Pada kenyataannya, link video diatas diambil dari suatu upacara pernikahan seorang pejuang Islam di Syria. Dalam video tersebut, pembawa acara mengatakan [di minit 0:20] “Saya mengucapkan selamat kepada saudara kita dan teman pengantin lelaki …” menunjukkan bahwa pernikahan adalah untuk satu orang saja. Video asli diterbitkan pada Jun 2013, jauh sebelum kedatangan ISIS di Irak.

Link asli video pernikahan pejuang di Syria : http://www.youtube.com/watch?v=AuYj1dHZ0qQ

Tarikh upload video pernikahan asli adalah 9 Jun 2013.

4. Gambar Palsu Wanita Yazidi dijual

Ini bukan kaum wanita Yazidi yang dijual oleh ISIS tapi pejuang Islam yang dikurung oleh As-Sisi di Mesir.






5. Gambar Palsu ISIS menculik Kanak-kanak



6. Gambar Palsu ISIS Tanam Kanak-Kanak Yazidi Hidup-Hidup








Gambar asal adalah perubatan tradisional India bagi penyakit lumpuh

7. Dakwaan 100,000 Yazidi melarikan diri tidak benar


Rujukan;

Monday, 4 August 2014

Sikap ganjil Saudi memihak Israel...


قال الشيخ يوسف القرضاوي، إن السعودية بلد الشريعة تعتبر العدو صديقا لها والدول العربية عدوا لها.
Sikap yang ditunjukkan oleh pemerintah Arab Saudi terhadap pembunuhan oleh Israel terhadap penduduk Gaza adalah ganjil. Sebagai penguasa yang diberi amanah menjaga dua tempat suci Islam di Mekah dan Madinah mereka sepatutnya membantu perjuangan Hamas. Tetapi sebaliknya yang berlaku, seolah-olah Saudi berpihak kepada Israel dan menunjukan permusuhan terhadap Hamas menjadi persoalan seperti di utarakan oleh Syeikh Yusof al Qaradawi.

Al Qaradawi dalam satu rancangan di Aljazeera menyatakan, sikap yang ditunjukan oleh pemerintah Arab Saudi adalah ganjil, menjadikan musuhnya sebagai kawan, memusuhi seluruh arab dengan pendirian tersebut kerana menjadikan Israel sebagai kawan dan Hamas sebagai musuh.

Pesanan beliau kepada penguasa Arab, al Qaradawi mengatakan, kamu bertanggung jawab di hadapan Allah terhadap ummah ini dan Allah akan menghitung segala perbuatan kamu terhadap berjuta orang yang dizalimi akibat permainan kamu. Qaradawi mengatakan lagi terdapat pemerintah negara Arab yang membayar berbilion dolar bagi membunuh beribu-ribu rakyat Mesir, seruan beliau kepada pemerintah ini, kembalilah kepada Allah, kamu semua juga akan mati, kebanyakan kamu sudah berada dihujung usia, takutlah kamu akan Allah dan bertaubatlah kamu kepada Allah, mintalah pertolongan Allah agar diberi kemenangan atas syaitan-syaitan itu dan terhadap diri kamu dan dunia kamu.

Qaradawi soal lagi; bagaimanakah berlakunya masalah di Mesir? Jelasnya, demokrasi Mesir telah terhalang selama 60 tahun, lalu datanglah ketentuan Allah mengembalikan pemimpin yang adil kemudiannya datanglah as Sisi memusnahkan segala kebaikan yang berlaku itu.

Beliau mengecam penutupan sempadan oleh Mesir, mengatakan adalah menjadi kewajipan terhadap Mesir untuk membuka sempadan itu jika sekiranya mereka Arab, apatah lagi jika mereka muslim, beliau persoalkan, apakah Mesir bukan golongan ini?

Qaradawi persoalkan; apakah Mesir bersikap berkecuali? Beliau berkata, Mesir dalam keadaan sekarang adalah sebuah negara yang bermusuh dengan Hamas dan segolongan pejuang menolak usaha damai Mesir. Tambah beliau lagi, jika Mesir ingin menjadi perantara yang adil, ia hendaklah mengembalikan pemerintah yang diculik dan disingkirkan dengan paksa dan menyerahkan kembali mandat yang diberikan oleh rakyat Mesir terhadapnya.

Adakah dijangka berlaku lagi kebangkitan di Mesir yang akan menjatuhkan penguasa sekarang dan mengembalikan kepada keadaan sebelum ini? Qardawi mengatakan, tidak mungkin akan berlaku perubahan dalam keadaan suasana di Mesir sekarang ini, segala urusan adalah dikawal sepenuhnya oleh tentera samada dalam ekonomi atau politik. Sindir beliau, hinggakan tentera Mesir sekarang ini pun terlibat dalam industri pasta, beliau menyatakan pihak Israel sekarang amat gembira terhadap penguasa Mesir yang berminat dalam hal remeh tersebut, tidak lagi lagi berminat meningkatkan keupayaan senjata dan pertahanan.

Rujukan;
القرضاوي: السعودية تعتبر "إسرائيل" صديقة وحماس عدوا

Sunday, 3 August 2014

Pengintip Arab menyamar pegawai perubatan di Gaza



Gambar menunjukkan pasukan perubatan Bulan Sabit Merah di Gaza merupakan kumpulan pegawai pengintip Emirates yang menjalankan operasi kemungkinan bagi pihak Israel. Pihak Hamas sedang menjalankan siasatan rapi bagi menyiasat dakwaan tersebut. Mengikut satu sumber di Gaza hasil siasatan awal mengesahkan beberapa orang petugas perubatan merupakan pegawai perisikan UAE dibawah penyeliaan Mohammad Dahlan yang merupakan penasihat keselamatan Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan. Mohammad Dahlan ialah bekas pegawai Pihak Berkuasa Palestin di bawah PLO.

Selepas Hamas berjaya mengesahkan pengenalan pegawai tersebut dan memerintahkan penangkapannya di Gaza. Pengintip-pengintip arab yang menyamar sebagai doktor itu telah didapati sama dengan gambar berpakaian tentera Abu Dhabi mengikut maklumat yang dipercayai. Mereka telah mengaku bahawa mereka berkhidmat untuk pihak keselamatan UAE untuk memberikan maklumat tentang Gaza ekmungkinan juga untuk pihak Israel.

Pihak Palestin dan Hamas telah merasa curiga tentang tujuan mereka kerana mendapat kebenaran dari pihak berkuasa Mesir memasuki Gaza. Kebenaran yang hanya diberikan kepada pihak Bulan Sabit Merah UAE untuk menempatkan hospital lapangan ketika pihak-pihak lain termasuk Aman Palestin telah mendapat halangan. Hasil siasatan mendapati mereka cuba masuk dalam kawasan Hamas dan mengumpul maklumat tentang kekuatan Hamas.

Tuesday, 29 July 2014

Israel dapat bantuan Saudi perangi Hamas?



Putera Bandar bin Sultan merupakan pengatur utama paksi perisikan Mesir, Israel dan Saudi
Serangan Israel keatas Gaza mendapat mandat dari Raja Saudi menurut satu lapuran dari Timur Tengah. Mandat ini bukanlah satu rahsia lagi di Israel apabila dua bekas pegawai pertahanan dari kedua belah pihak telah membincangkan tentang kerjasama tersebut. Mantan menteri pertahanan Israel Shaul Mofaz mengejutkan penyampai stesen Channel 10 dengan memberitahu Israel telah menetapkan peranan untuk Saudi Arabia dan UAE tentang pelucutan senjata Hamas. Bila ditanya apakah yang beliau maksudkan, dia menambah bahawa dana Saudi dan UAE akan digunakan untuk pembangunan semula Gaza selepas Hamas dihapuskan.

Amos Gilad seorang pegawai utama pertahanan Israel dalam perhubungan dengan rejim Mubarak Mesir dan sekarang pengarah polisi kementerian pertahanan dan perhubungan ketenteraan memberitahu kerjasama diadakan secara rahsia dan tertutup. Kerjasama dengan Mesir beliau sifatkan adalah istimewa. Akui beliau masa ini merupakan tempoh terbaik dalam hubungan 'keselamatan' dan diplomatik dengan negara Arab.
 
Kejayaan adalah untuk kepentingan bersama. Raja Abdullah adalah diketahui telah menelefon presiden Abdul Fattah Al Sisi untuk meluluskan inisiatif genjata senjata Mesir tanpa mengira pandangan Hamas. Hinggakan penganalisa di Jerusalem Post sendiri mempertikaikan kewibawaan gencatan senjata itu samada ia benar-benar untuk menamatkan pertempuran tersebut.

Badan perisikan Mossad dan Saudi sentiasa mengadakan perjumpaan tetap. Kedua belah pihak saling bertukar maklumat dan perancangan ketika bekas presiden Mesir Mohamed Morsi hendak digulingkan, mereka juga saling berganding bahu membuat persediaan untuk Israel menggunakan ruang udara Saudi bagi serangan keatas Iran. Terdapat sumber yang kuat mendedahkan pihak Saudi membiayai kebanyakan rancangan kempen yang mahal terhadap Iran.

Dalam serangan Gaza, satu unit perintah tertinggi bersama oleh negara Arab dibentuk untuk menasihati perdana menteri Israel Benjamin Netanyahu bagi kaedah paling berkesan dalam operasi serangan darat di Gaza, seperti dilapurkan oleh Debka.

Lapuran tersebut juga menyatakan Raja Abdullah dari Saudi dan presiden Mesir al Sisi sentiasa berhubung setiap hari bagi menjayakan rancangan tersebut. Sumber itu lagi menyatakan, Israel telah menyediakan sebuah kapalterbang khas yang berada di lapangan terbang tentera di Kaherah, bersedia untuk menghantar sebarang maklumat rahsia penting antara pesiden Mesir dan Perdana Menteri Israel yang perlu disampaikan secara serahan tangan. Penerbangan itu hanya ambil masa kurang 90 minit. Saudi melalui Putera Bandar yang dilantik sebagai penasihat khas raja, sentiasa mengadakan hubungan langsung dengan ketua Mossad Tamir Pardo. Orang kuat dan penaja utama Al Sisi, ketua badan perisikan Mesir Ahmad Fareed al-Tohami sentiasa mengalu-alukan bantuan dari Amos Gilad, penasihat penting perdana Menteri Israel Netanyahu.

Matlamat utama tiga serangkai (Saudi - Mesir - Israel) seperti dinyatakan Debka ia melumpuhkan sayap tentera Hamas, menjatuhkan pengaruh poliriknya dan membentuk satu kerajaan baru di Gaza sebaik saja Hamas di hancurkan. Sumber tersebut menyatakan lagi bagi mendapakatkan sokongan Saudi dan Mesir, Netanyahu terpaksa mengorbankan perinsip utamanya - iaitu menjadikan Gaza dan Tebing Barat sebagai terpisah. Tetapi hasilnya Netanyahu mendapat ganjaran besar dari segi politik dalam mengurangkan tekanan antarabangsa yang boleh mengagalkan rancangan besar mereka. Operasi Gaza merupakan batu loncatan terhadap pakatan Israel-Saudi-Mesir, yang merangka kerjasama bagi menentang musuh bersama.

Maka terjawablah kenapa negara-negara Arab khususnya Saudi berdiam diri terhadap Israel dalam pembunuhan beramai-ramai terhadap umat Islam Palestin. Tangan-tangan merekalah yang bersubahat mengkhianati umat Islam kerana ingin terus berada di tampuk kuasa. Pakatan syaitan Najd dengan dajal ini dibuat dengan bermandikan darah umat Islam Palestin.

Golongan pengkhianat ini merasakan dengan kekuasaan dan kekayaan yang mereka miliki merasakan mereka dapat melakukan apa sahaja kemahuan mereka. Allah telah memberikan amaran tentang balasan yang keras yang bakal mereka terima samada di dunia atau akhirat. Sesungguhnya inilah jaminan kehinaan yang dijanjikan oleh Allah terhadap golongan pengkhianat ini;
 
(إِنَّمَا جَزَاءُ الَّذِينَ يُحَارِبُونَ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَيَسْعَوْنَ فِي الْأَرْضِ فَسَادًا أَن يُقَتَّلُوا أَوْ يُصَلَّبُوا أَوْ تُقَطَّعَ أَيْدِيهِمْ وَأَرْجُلُهُم مِّنْ خِلَافٍ أَوْ يُنفَوْا مِنَ الْأَرْضِ ذَٰلِكَ لَهُمْ خِزْيٌ فِي الدُّنْيَا وَلَهُمْ فِي الْآخِرَةِ عَذَابٌ عَظِيمٌ)

[Al-Maidah:33]

(Hanyasanya balasan orang-orang yang memerangi Allah dan RasulNya serta melakukan bencana kerosakan di muka bumi ialah dengan dibalas bunuh (kalau mereka membunuh sahaja dengan tidak merampas), atau dipalang (kalau mereka membunuh dan merampas), atau dipotong tangan dan kaki mereka bersilang (kalau mereka merampas sahaja), atau dibuang negeri (kalau mereka hanya mengganggu ketenteraman umum). Hukuman yang demikian itu adalah suatu kehinaan di dunia bagi mereka, dan di akhirat kelak mereka beroleh azab seksa yang amat besar.)
Rujukan:

Belajar Quran